Oke, hari ini saya memulai hidup seutuhnya pada pukul 8 WIB. Itu dikarenakan tadi malam saya baru dapat memejamkan mata lewat dari pukul 3 pagi! *
Baiklah tinggalkan saja hal itu, karena sekarang kan saya sudah bangun meskipun badan terasa pegal sekali! *grrr
Sekarang saya ingin bercerita tentang sesuatu yang saya dapat dari sahabat saya yang tadi siang saya kunjungi rumahnya. Dia mengundang saya secara mendadak ke rumahnya pada saat saya baru membuka mata pagi ini.
Pukul 10:00 WIB saya sudah bersiap untuk berangkat dengan mempersiapkan segala alat tempur dan keperluan berperang hari ini. *brb ambil shotgun* ~~~ bukan seperti itu tapi maksud saya.
Saya membekali diri saya dengan beberapa potong pakaian dan beberapa peralatan mandi dan bersolek *ceila* karena memang rencananya setelah dari rumah sahabat saya ini, saya akan melanjutkan pergi ke rumah My Auntie dan menyusul adik saya yang sudah berada disana terlebih dahulu.
Saya melangkah keluar rumah dengan pasti, berjalan tegap bagai seorang tentara. Dada dibusungkan, pandangan lurus ke depan, dagu berada satu jengkal dari dada dan melangkah seperti tentara yang anggun *
Sumpah saya shock berat! Namun hal yang pertama saya lakukan adalah melihat ke sekeliling saya, ternyata aman. Tidak ada seorangpun yang meperhatikan saya.
Saya pun kembali melanjutkan langkah saya yang terhenti tadi sambil berjalan menunduk layaknya seorang keledai #eaaa saya berjalan perlahan dan sangat hati-hati. Saya tidak mau terjatuh dalam lubang yang sama, apalagi nanti keadaan di jalan selanjutnya akan lebih ramai.
Singkat cerita saya sudah sampai di sekolah. Yaa! Saya memang seharusnya datang ke sekolah hari ini, karena terlanjur berjanji kepada sang wali kelas untuk menyerahkan dokumen rahasia *alahlebaygue*
Setelah saya menyerahkan itu, saya pun bergegas ke terminal yang berada di dekat sekolah saya untuk melanjutkan perjalanan hari ini.
Perjalanan kurang lebih setengah jam menyiksa dalam angkot yang pengap dan sesak itu berakhir saat saya melihat papan bertuliskan Saung Angklung Udjo (yang orang Bandung pasti tau dimana saya berada), artinya saya sudah sampai dan tinggal melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan pribadi beroda dua (baca: ojek) ~
Sesampainya saya di rumah sahabat saya itu, dia langsung berlari kearah saya dan lalu memeluk saya dengan sangat erat sampai saya mati. (×_×;) *Ergh bukan seperti itu cerita aslinya.
Dia memeluk saya seraya berkata "Dianiiiiiiii..... aku kangeeeeen!" Langsung terbesit dalam otak saya sebuah iklan dari suatu provider. (Reply= "Kimiiiiiii.... aku galaaauuuu!")
Dia lalu mengajak saya ke kamarnya yang saya rindukan. Kamar tempat berkumpul sahabat-sahabat saya saat SMP itu tidak banyak berubah, hanya warna catnya saja, dan di beberapa bagian di dindingnya terdapat poster-poster dari boyband favoritenya. Yap! Dia K-POPers, dia yang pertama kali mengajak saya ke gathering boyband korea yaitu Boyfriend dan Infinite. (Kalo ngga salah itu namanya, karena saya bukan seorang K-POPers sih! Muehehe)
Belum semenit saya duduk di tempat tidurnya yang nyaman itu, dia sudah menjajali saya dengan drama Korea. ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ sebenarnya saya tidak terlalu suka drama Korea, namun dia menceritakan alur dalam film itu dengan semangat yang menggebu-gebu, itu yang membuat saya bahagia dan selalu dengan senang hati mendengarkan ceritanya *alahlebay*.
Ini filmnya, judulnya kalo ga salah "Shut Up Flower Boy" :


Setelah selesai dengan film yang ceritanya mengharukan itu, lanjut ke film ini, judulnya " Wild Romance" :

Oke ceritanya seru-seru, dan seperti ritual tiap main ke rumah dia, pasti aja ada sesuatu yang saya pinjam, entah novel atau dvd. Dan kali ini saya memilih untuk meminjam dvd drama korea. *muehehe
Selesai dia nyekokin drama korea, saya pun dicekokinya lagu-lagu korea yang..... (˘_˘٥) aduh jangan banyak comment jelek ah, nanti saya diserang K-POPers Indonesia pula >.<
Saya pun meminta dikirimkan lagu-lagu korea yang saya kenal dari gathering dulu, yaa ngga tau bakal sering didengerin apa hanya dibiarkan menginap dalam memory hp saya saja. Kita lihat saja nanti~
Dia juga banyak bercerita tentang Boyband favorites nya, tentang keaktifannya update kabar 'bias'nya sampai jadi admin di salah satu fanpage K-POPers di situs micro-blog Twitter.
Setelah lama membahas K-POP yang sebenarnya banyak saya tidak mengerti, saya pun pamit pulang karena sudah sore dan saya harus meneruskan perjalanan ke rumah Auntie saya (*^▽^*)
Hal yang saya pelajari hari ini, ternyata dibalik memuja dan mengagumi budaya dan karya dari Korea yang saya pikir hanya menghabis-habiskan waktu, uang, dan memory (buat nyimpen video, foto, dan lagu bias-nya) , kita juga bisa menjadikan perbandingan dengan karya-karya di Indonesia yang belum bisa se-produktif dan se-kreatif Korea.
Semoga saja para anak muda yang sekarang suka K-POP, nantinya bisa membuat boyband/girlband yang lebih bermutu dibanding boyband dan girlband di Indonesia saat ini yang kebanyakan hanya mengutamakan materi yang didapat daripada kualitas dalam berkarya.
Yeaaah!! MARI KITA PERBAIKI KARYA ANAK BANGSA DARI MASA KEDZOLIMAN!! *dilemparbotolsamafanscibicibi*
Sekian posting ngga jelas ini. Terima kasih.
Dont forget to leave your comments ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo di-comment~